Lampung Timur — detikkini.id
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur, Marsan, mengimbau seluruh satuan pendidikan, pendidik, peserta didik, serta orang tua/wali murid untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026 agar berjalan dengan baik dan kondusif.
Hal tersebut disampaikan Marsan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/4/2026), didampingi Sekretaris Dinas, Sriyono.
Ia menjelaskan bahwa imbauan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 56 Tahun 2026 yang mengatur pedoman teknis penyelenggaraan TKA dan AN.
Menurutnya, salah satu kendala non-teknis yang kerap terjadi dalam pelaksanaan asesmen adalah kondisi ruang ujian yang kurang kondusif, seperti kebisingan serta gangguan terhadap keamanan dan ketertiban.
“Faktor-faktor tersebut dapat mengganggu konsentrasi peserta dan berpotensi menurunkan objektivitas hasil asesmen,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya menegaskan bahwa selama pelaksanaan ujian, suasana ruang tes harus benar-benar dijaga tetap tenang dan steril dari pihak yang tidak berkepentingan.
Marsan juga menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA dilakukan secara daring menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga pengawasan di ruang ujian harus dilakukan secara ketat.
“Di dalam ruang ujian tidak boleh ada orang selain petugas pengawas. Ini penting untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian,” tegasnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa kegiatan pembelajaran tetap berjalan bagi siswa yang tidak mengikuti ujian, dengan metode pembelajaran daring.
“Pembelajaran tetap berjalan seperti biasa. Bagi kelas yang tidak mengikuti tes, kegiatan belajar dilakukan secara daring agar tidak mengganggu pelaksanaan ujian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Marsan menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga mutu dan kredibilitas asesmen, tanpa mengabaikan keberlangsungan proses pendidikan.
“Kami ingin menciptakan suasana ujian yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung,” katanya.
Ia juga mengingatkan para pendidik untuk tetap menyelenggarakan pembelajaran daring secara terstruktur dan sesuai kurikulum, serta terus memantau perkembangan peserta didik.
Di akhir keterangannya, Marsan mengajak seluruh elemen pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga orang tua, untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan TKA dan AN 2026.
“Kami berharap dukungan semua pihak agar kegiatan ini berjalan lancar. Ini adalah bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lampung Timur,” pungkasnya.
Pewarta :Hendra
Editor :Tim Detikkini












