Lampung Tengah — detikkini.id
Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung meninjau progres perbaikan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (3/4/2026).
Sejumlah ruas strategis menjadi fokus peninjauan, di antaranya Kalirejo–Bangun Rejo, Padang Ratu–Kalirejo, serta Padang Ratu–Pekurun Udik. Ketiga ruas tersebut dinilai memiliki tingkat mobilitas tinggi karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, hingga akses pendidikan.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa percepatan pengerjaan dimulai lebih awal pada April 2026, dengan tetap mengedepankan kualitas pembangunan.
“Pengerjaan harus sesuai spesifikasi, menyesuaikan lalu lintas harian rata-rata (LHR), serta didukung sistem drainase yang baik agar jalan lebih tahan lama,” ujarnya.
Selain itu, seluruh material yang digunakan dalam proyek diwajibkan melalui uji laboratorium guna memastikan standar mutu konstruksi terpenuhi.
Pemerintah Provinsi Lampung juga menargetkan peningkatan kemantapan jalan secara signifikan pada tahun 2026. Untuk jalan provinsi, tingkat kemantapan ditargetkan mencapai 86 persen. Sementara di Kabupaten Lampung Tengah, ditargetkan meningkat dari 89 persen menjadi 98 persen pada akhir tahun.
Gubernur menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat.
“Masyarakat sudah lelah melihat jalan rusak. Dana ini dari pajak rakyat, sehingga hasilnya harus kuat, awet, dan membanggakan,” tegasnya.
Perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.
Pewarta: Yoga
Editor:Tim Detikkini












