BERITA TERKINIPEMERINTAHANPESAWARANTRENDING

Hardiknas 2026 di Pesawaran: Perkuat Komitmen Bangun Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing

9
×

Hardiknas 2026 di Pesawaran: Perkuat Komitmen Bangun Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

Pesawaran – detikkini.id 

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran aparatur pemerintah, insan pendidikan, serta para peserta didik.

Bupati Pesawaran, Nanda Indira B., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus meneguhkan kembali semangat membangun pendidikan nasional.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta membentuk peradaban yang bermartabat,” demikian kutipan pidato Menteri yang dibacakan Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan *Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)* sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas proses belajar secara menyeluruh.

Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah telah menetapkan lima kebijakan strategis. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran yang hingga 2025 telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan.

Kedua, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru melalui beasiswa pendidikan, penguatan program sertifikasi, serta pemberian insentif bagi tenaga pendidik.

Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman, termasuk penerapan program pembiasaan positif seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi dan numerasi, pengembangan bidang STEM, serta evaluasi capaian akademik.

Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata melalui layanan pendidikan fleksibel, seperti pendidikan jarak jauh, sekolah terbuka, hingga penguatan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga  Tokoh Pemuda Mataram Baru Feri Perdana Kritisi Maraknya Peredaran Miras 

Bupati menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, keluarga, masyarakat, hingga media.

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” pungkasnya.

Pewarta:Indra

Editor:Tim Detikkini 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *