Palembang – detikkini.id
Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, mengikuti rapat analisis dan evaluasi nasional melalui Zoom Meeting bersama Kapolri di kawasan Benteng Kuto Besak, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area Riverside tersebut membahas situasi kamtibmas serta monitoring pelayanan Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya pada momentum puncak arus balik Lebaran 2026.
Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran kepolisian yang dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas selama arus mudik, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan dibanding tahun sebelumnya.
Kapolri menegaskan capaian tersebut harus dipertahankan hingga seluruh rangkaian arus balik selesai, dengan tetap mengedepankan rekayasa lalu lintas yang fleksibel dan adaptif di lapangan.
“Penerapan skema seperti one way, contraflow, maupun buka-tutup jalur harus berbasis data real-time dan pemantauan langsung petugas,” demikian arahan Kapolri dalam rapat tersebut.
Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurai kepadatan arus balik, dengan memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam mengatur waktu perjalanan.
Kapolri juga menyoroti pentingnya peningkatan pengamanan di objek wisata yang masih ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran, termasuk edukasi keselamatan di lokasi berisiko seperti wisata air.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan kesiapan penuh jajaran Polda Sumatera Selatan dalam menjaga kelancaran arus balik.
“Rekayasa lalu lintas kami jalankan secara fleksibel sesuai kondisi lapangan. Pengamanan objek wisata juga diperkuat, dan seluruh personel tetap siaga hingga arus balik selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menyatakan bahwa evaluasi yang dilakukan pada puncak arus balik ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan WFA guna menghindari kepadatan di jalur arus balik.
“Silakan atur waktu perjalanan dengan bijak. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110,” katanya.
Hingga saat ini, situasi arus balik di wilayah Sumatera Selatan terpantau aman dan terkendali. Pengawasan dilakukan secara intensif di jalur strategis maupun kawasan wisata guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal arus balik Lebaran 2026 hingga seluruh masyarakat tiba di tujuan dengan selamat.
Pewarta:Hari Mukti
Editor:Tim Detikkini












