Kota Metro – detikkini.id
Puluhan mahasiswa dari berbagai elemen di Kota Metro menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Metro, Selasa (10/03/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi dan kritik terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Metro.
Ketua HMI Metro, Adi Herlambang, yang menyampaikan kekecewaannya karena Wali Kota Metro tidak hadir untuk menemui massa aksi.
Menurut Adi, mahasiswa datang dengan tujuan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada kepala daerah. Namun hingga aksi berlangsung, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso Beserta Wakil tidak menemui mereka.
“Kami sangat menyayangkan sikap Wali Kota yang tidak menemui mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasi,” ujar Adi dalam orasinya.

Sebagai bentuk kritik simbolik, Adi menyatakan pihaknya berencana mengirimkan daster dan lipstik kepada Wali Kota Metro.
“Itu sebagai simbol bahwa Wali Kota belum cakap dalam memimpin Kota Metro jika tidak berani menemui mahasiswa yang menyampaikan aspirasi,” tegasnya.
Adi juga menyampaikan bahwa mahasiswa akan kembali menggelar aksi lanjutan pada Kamis mendatang jika tuntutan mereka tidak mendapat respons.
“Kami akan kembali hadir pada hari Kamis nanti untuk menyampaikan aspirasi kami,” katanya.
Dalam aksi tersebut, hanya 4 anggota DPRD Kota Metro yang menemui massa aksi untuk menerima aspirasi mahasiswa. Padahal diketahui jumlah anggota DPRD Kota Metro sebanyak 25 orang.
Mahasiswa juga menyoroti agenda kegiatan Wali Kota Metro pada hari itu.
Berdasarkan informasi yang mereka peroleh dari bagian protokol, jadwal kegiatan Wali Kota disebut tidak memiliki agenda resmi.
“Kami juga melihat agenda Wali Kota melalui protokol, hari ini kosong. Jadi kami mempertanyakan kenapa tidak mau menemui mahasiswa yang sedang berdemo,” tambah Adi.
Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.
Mahasiswa berharap pemerintah daerah dan DPRD Kota Metro dapat lebih terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa. (Red)

























