Lampung Timur — detikkini.id
Menjelang perayaan Idul Fitri, jajaran kepolisian mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara aman dan tertib tanpa aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kapolres Lampung Timur, Heti Patmawati, menegaskan bahwa malam takbiran merupakan momen penuh makna setelah umat Muslim menjalankan ibadah puasa selama satu bulan.
“Momentum ini seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan penuh khidmat, bukan justru diwarnai aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Heti dalam keterangannya Jumat (20/03/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbir di masjid, mushola, maupun di lingkungan masing-masing secara tertib, tanpa melakukan konvoi kendaraan atau aksi kebut-kebutan di jalan
Menurutnya, kegiatan seperti konvoi, penggunaan knalpot bising, hingga aksi “geber-geber” motor tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan dan dapat memicu gangguan lingkungan.
“Penggunaan petasan sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, sehingga kami harapkan masyarakat dapat menghindarinya,” ujarnya.
Kapolres turut meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya agar tidak terlibat dalam aksi ugal-ugalan di jalan raya saat malam takbiran.
Dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif, Polres Lampung Timur akan meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan selama malam takbiran.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri.
Ia berharap, dengan adanya kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, perayaan malam takbiran di Lampung Timur dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.
“Mari kita sambut Idul Fitri dengan suasana damai dan kondusif, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta: Hendra












