BANDAR LAMPUNGBERITA TERKININASIONALTNI-POLRITRENDING

Tekab 308 dan Alarm Kejahatan Jalanan di Lampung

31
×

Tekab 308 dan Alarm Kejahatan Jalanan di Lampung

Sebarkan artikel ini

Lampung – detikkini.id 

Peristiwa gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena di Kota Bandar Lampung beberapa hari lalu menjadi duka mendalam bagi masyarakat Lampung. Anggota Ditintelkam Polda Lampung tersebut meninggal dunia setelah diduga ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor saat menjalankan tugas.

Tragedi ini tidak hanya menyisakan kesedihan, tetapi juga membuka kembali pembahasan tentang ancaman kejahatan jalanan di Lampung yang hingga kini masih menjadi persoalan serius.

Di tengah peristiwa tersebut, publik kembali menaruh harapan besar pada Tekab 308, tim khusus kepolisian yang selama ini dikenal tegas dalam memberantas begal, curanmor, dan berbagai tindak kriminal jalanan lainnya. Nama Tekab 308 bukan hal asing bagi masyarakat Lampung.

Tekab 308 merupakan singkatan dari Tim Khusus Anti Bandit 308 yang dibentuk oleh Polda Lampung pada 30 Agustus 2015. Angka 308 sendiri diambil dari tanggal pembentukannya, yaitu 30 bulan 8 (30 Agustus). Tim ini dibentuk saat Brigjen Pol (Purn) Edward Syah Pernong menjabat sebagai Kapolda Lampung.

Kehadiran Tekab 308 kala itu menjadi simbol keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan jalanan. Banyak kasus kriminal berhasil diungkap dan sejumlah pelaku berhasil ditangkap. Namun, insiden penembakan terhadap aparat kepolisian menunjukkan bahwa pola kejahatan terus berkembang dan semakin berani. Pelaku kriminal kini tidak hanya nekat melakukan pencurian, tetapi juga berani melawan aparat dengan senjata api.

Kondisi ini tentu menjadi alarm serius bagi semua pihak. Sebab, ketika aparat yang bertugas menjaga keamanan saja dapat menjadi korban, maka masyarakat sipil tentu memiliki kerentanan yang lebih besar. Situasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan keamanan jalanan tidak bisa dianggap biasa atau hanya menjadi tugas kepolisian semata.

Di sisi lain, masyarakat juga menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini hingga tuntas. Publik ingin melihat bahwa negara hadir memberikan keadilan bagi anggota polisi yang gugur saat menjalankan tugas negara. Penegakan hukum yang cepat dan tegas sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Baca Juga  Masyarakat Lamtim Laporkan Dawam Ke KPK, Usai Viral Pamerkan Uang Puluhan Miliar Rupiah

Namun demikian, pemberantasan kejahatan jalanan sejatinya membutuhkan dukungan bersama. Lingkungan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan sistem keamanan sosial yang kuat. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, keberanian melapor, serta pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan menjadi bagian penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

Lampung tentu tidak ingin terus dicap sebagai daerah dengan tingkat kriminalitas jalanan yang tinggi. Karena itu, momentum duka atas gugurnya seorang anggota polisi seharusnya menjadi refleksi bersama bahwa rasa aman merupakan kebutuhan utama masyarakat yang harus dijaga secara kolektif.

Ke depan, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat harus semakin diperkuat. Sebab, keamanan bukan hanya soal penindakan, tetapi juga soal membangun kesadaran bersama bahwa ruang publik harus menjadi tempat yang aman bagi semua orang.

Berikut sekelumit tulisan untuk penyemangat kawan-kawan Tekab 308 dimanapun berada. Di tengah duka dan beratnya tugas yang dihadapi, tetaplah berdiri kuat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengorbanan serta dedikasi yang diberikan tidak akan pernah sia-sia, karena setiap langkah pengabdian adalah bentuk keberanian demi melindungi masyarakat Lampung dari ancaman kejahatan jalanan.

Tetap solid, tetap waspada, dan jangan pernah padam semangat juang itu. Tekab 308 bukan sekadar nama, tetapi simbol keberanian, ketegasan, dan pengabdian. Hormat setinggi-tingginya untuk para pejuang di lapangan. Tetap kuat dan pantang menyerah.

#Tabik Punnn

Penulis Oleh: Arliyan Athnar Fadli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *